Hai Awan:)
Kamu selalu menjadi mooodboosterku setiap hari.
Kamu selalu bisa membuatku tertawa di atas semua kesedihanku.
walaupun aku tak pernah menceritakan sedih ini kepadamu.
Disaat aku hancur dan terluka. kamu selalu berada di sisisku, menemani hari-hariku, menyemangatiku, dan membuatku lupa akan masalah yang membuatku terluka.
Tanpa ku sadari bukan Langitlah yang menjadi alasanku bertahan.
Bukan Bintanglah yang menjadi alasanku tersenyum.
Melainkan kamu, Awan.
Ya, kamu menjadi alasanku untuk semuanya.
Walaupun Tanah dan Awan tidak bisa bersatu,
Walaupun ku harus melupakan segalanya disaat kamu sudah menempati hatiku.
Walaupun kita tidak bisa bersama,
Walaupun aku harus berpura-pura atas segalanya.
Tak apa.
Mungkin, aku hanya perlu belajar bagaimana caranya menyangimu dari dalam diam.
Sebuah Sajak.
Hey.
There is an Ordinary girl.
She hasn't anything. Just an ordinary girl.
She kinda love a romance story in a novel, and she imagine that's girl was her, and the boy was you.
yes she truly love you.
But she doesn't expect you to feel the same way.
'cause either way, there must be a disaster. and she always thinking that she addicted to being broken.
-Tanah yang Merindukan Awan.
There is an Ordinary girl.
She hasn't anything. Just an ordinary girl.
She kinda love a romance story in a novel, and she imagine that's girl was her, and the boy was you.
yes she truly love you.
But she doesn't expect you to feel the same way.
'cause either way, there must be a disaster. and she always thinking that she addicted to being broken.
-Tanah yang Merindukan Awan.
Langganan:
Postingan (Atom)